Sah! Ikut mengikat Massal, 71 Pasutri di Jepara saat ini sah sebagai Suami Istri

SUARAREPUBLIK.COM – Sah! Ikut mengikat Massal, Sebanyak 71 pasangan nikah siri di Kabupaten Jepara, mengikuti rangkaian nikah massal gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat untuk mendapatkan kepastian pernikahan sesuai aturan. ketentuan hukum.
“Pasangan nikah siri ini tidak hanya diikuti oleh pasangan muslim saja, karena ada yang beragama Nasrani, Katolik, Hindu dan Budha,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi, dikutip dari ANTARA di pendopo Kabupaten Jepara.
Diselenggarakannya perkawinan massal gratis, kata dia, merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat agar memiliki status hukum baik secara agama maupun kenegaraan, sekaligus melindungi perempuan dan anak agar memiliki kedudukan hukum yang jelas dan kuat.
Ia berharap di Kabupaten Jepara tidak ada lagi pasangan yang menikah secara urut karena tidak dicatatkan oleh pencatat nikah dan tidak ada akta nikah, sehingga tidak ada dokumen yang diakui oleh undang-undang bahwa pasangan suami istri tersebut telah menikah secara sah. .
Karena dalam pembagian hak waris, kata dia, pasangan yang belum mencatatkan perkawinannya di catatan sipil tentu akan kesulitan.
Selain gratis, kata dia, pasangan ini juga mendapat sejumlah fasilitas seperti pesta pernikahan, mulai dari mahar Alquran dan satu set alat sholat, rias wajah dan baju pengantin, sedangkan akad nikah digelar di kompleks Pendopo Kabupaten Jepara dan Masjid Raya Jepara.suararepublik.com
Suprami (59), salah satu peserta nikah massal, mengaku bersyukur bisa mendapatkan akta nikah dari kantor urusan agama (KUA), sehingga bisa mencatatkan status perkawinannya di catatan kependudukan sipil.
Hal senada juga disampaikan Habib Rizki (19), sebagai pasangan bungsu yang mengaku bersyukur bisa menikah secara resmi tanpa mengeluarkan biaya.
Habib Rizki yang menikah dengan Ana Fadilah yang juga berusia 19 tahun itu mengaku sebelumnya pernah menikah secara berantai hingga dikaruniai seorang anak berusia delapan bulan.
Ada pula peserta nikah massal yang paling tua yaitu 69 tahun untuk pengantin pria dan 62 tahun untuk pengantin wanita yang merupakan warga Desa Panggung Kecamatan Kedung.

Akhir Kata

Itulah Artikel “Sah! Ikut mengikat Massal, 71 Pasutri di Jepara saat ini sah sebagai Suami Istri“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.
(‘TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI..’)

Leave a Comment