Rusia Bantah Seragam Kosmonot Kuning-Biru Dukung Ukraina

SUARAREPUBLIK.COM – Kosmonot, julukan bagi astronot Rusia, membuat heboh setelah terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning dengan aksen biru. Beberapa berasumsi bahwa ini adalah cara mereka mendukung Ukraina.Seperti diketahui, perang antara Ukraina dan Rusia juga berdampak pada berbagai proyek di luar angkasa yang melibatkan negara di bawah komando Vladimir Putin.
Roscosmos, badan antariksa Rusia, pada hari Sabtu akhirnya mengkonfirmasi bahwa seragam yang dikenakan oleh kosmonot mereka tidak terkait dengan dukungan untuk Ukraina. 

Lelucon yang Dibuat oleh Media Asing

Melalui Telegram, Roscosmos juga mengatakan bahwa berita itu adalah “lelucon yang dibuat oleh blogger dan media asing.”
“Terkadang kuning hanya kuning,” tulis Roscosmos dalam sebuah pernyataan, mengutip The Verge. “Desain seragam telah disepakati jauh sebelum kejadian saat ini,” tambah agensi.
Lebih lanjut, kata Roscosmos, warna kuning dan biru juga menjadi warna pada lambang Bauman Moscow State Technical University, almamater ketiga kosmonot tersebut.
Selain itu, Roscosmos juga membagikan foto Artemyev yang mengenakan pijar kuning selama penerbangan pertamanya pada tahun 2014, jauh sebelum perang pada tahun 2022.
Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin juga mengatakan ketiganya mewakili universitas mereka, bukan Ukraina. Selain itu, menurut dia, tidak ada paksaan untuk tidak memakai warna lambang almamater.
“Dalam keadaan apa pun kami tidak akan memaksa lulusan kosmonot Universitas Bauman untuk tidak mengenakan warna lambang almamater mereka,” kata Rogozin. suararepublik.com

 Astronot AS dan Jerman
Artemyev, dalam konferensi persnya, juga tidak mengatakan tentang makna di balik penggunaan warna setelah mereka selama konferensi pers, setibanya mereka di stasiun luar angkasa.
“Sekarang giliran kita yang memilih warna. Sebenarnya banyak kain kuning yang sudah kita kumpulkan, jadi terpaksa kita pakai,” candanya.
Artemyev, Matveev dan Korsakov berangkat ke stasiun luar angkasa dengan pesawat Soyuz MS-21 dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan. Ketiganya tiba beberapa jam kemudian untuk memulai misi enam bulan.
Mereka bergabung dengan awak pesawat lain dari Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat, dan mendapat sambutan hangat meskipun kondisi di negara mereka di Bumi sedang dalam ketegangan tinggi dengan negara lain.

Akhir Kata

Itulah Artikel “Rusia Bantah Seragam Kosmonot Kuning-Biru Dukung Ukraina“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Leave a Comment