5 Fakta Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines, Menukik ke Tanah

SUARAREPUBLIK.COM Kecelakaan pesawat China Eastern Airlines MU5735 kemarin mengguncang dunia, khususnya dunia penerbangan. Pesawat ini dipastikan jatuh dan terbakar di wilayah Guangxi, China.
Tabrakan tersebut merupakan salah satu kecelakaan pesawat seri Boeing 737-800, menyusul serangkaian kecelakaan yang terjadi sebelumnya.
Laporan dari media pemerintah China melaporkan bahwa tidak ada tanda-tanda selamat dalam kecelakaan ini. musibah ini serta mencengangkan kepala negara cina, Xi Jinping. China, Xi Jinping. Dia langsung memerintahkan petugas untuk melakukan pencarian korban, sekaligus mengidentifikasi penyebab kecelakaan.
Ratusan kru penyelamat juga telah dikerahkan ke tempat kejadian. Mereka diharapkan dapat memberikan perkembangan terbaru terkait kecelakaan ini secepatnya.

selanjutnya 5 kenyataan perihal musibah pesawat tiongkok Eastern Airlines:

  1. Terdeteksi oleh flightradar24 TentangKecepatan Pesawat

Unggahan dari Twitter @flightradar24 tentang kecelakaan ini memberikan bukti media tentang ketinggian pesawat yang tiba-tiba turun tajam dalam 96 detik. Pesawat menukik ke bawah hingga akhirnya kontak dengan ATC hilang.
“Pada 06:20:59 UTC Boeing 737-800 kehilangan kendali begitu cepat dan ketinggian turun. Pada 06:22:35 UTC sinyal ADS-B menunjukkan kecepatan vertikal -31.000 kaki per menit,” tulis akun @ radar penerbangan24.

  1. Kehilangan Kontak di Ketinggian 3000 Kaki

Pukul 14:22 waktu setempat, pesawat kehilangan kontak saat jatuh dan terbakar setelah menukik tajam ke tanah. Sebelumnya, Boeing 737-800 terbang di ketinggian 29.100 kaki.
Namun, dua menit 15 detik kemudian pesawat berada di ketinggian 9.075 kaki. Informasi terakhir yang terdeteksi radar, pesawat mulai kehilangan kontak di ketinggian 3.225 kaki.

  1. Mengangkut Ratusan Penumpang dan Awak

Pesawat ini diangkut oleh 133 penumpang, terdiri dari 124 penumpang dan 9 awak. Pesawat tersebut berangkat dari kota Kunming pada pukul 13:11 waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di Guangzhou pada pukul 15:05 waktu setempat.
Sayangnya, di tengah perjalanan, pesawat ini jatuh. Bahkan, detik-detik jatuhnya pesawat China Eastern Airlines dapat dilihat dari kamera CCTV pertambangan lokal, yang menunjukkan bagaimana pesawat itu menukik secara vertikal menuju sebuah gunung di wilayah Guangxi.suararepublik.com

  1. Usia Pesawat

Diketahui bahwa Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines berusia hampir tujuh tahun. Pesawat jenis ini merupakan model pendahulu dari Boeing 737 Max yang merupakan jenis pesawat yang terlibat kecelakaan maut di Indonesia pada 2018 dan Ethiopia pada 2019.

  1. Keluarga dan Kerabat Korban Menuju Guangzhou

Sementara itu, keluarga dan teman penumpang yang menjadi korban kecelakaan Pesawat ini telah tiba di Bandara Internasional Guangzhou. Mereka sedang menunggu kabar terbaru tentang anggota keluarga mereka.
Pihak berwenang belum dapat mengidentifikasi penumpang dan anggota awak bersama-sama. Pasalnya, tim penyelamat masih melakukan upaya evakuasi bangkai pesawat dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Media lokal melaporkan bahwa mereka telah menemukan bagian dari puing-puing. Sementara pencarian korban masih dilakukan di antara puing-puing yang berserakan di pegunungan, medannya cukup sulit.
Pemerintah China pun langsung membuat pengumuman larangan terbang pesawat jenis ini. Hal ini dilakukan sebagai bentuk investigasi atas jatuhnya pesawat China Eastern Airlines.
Boeing telah mengeluarkan pernyataan terkait jatuhnya pesawat MU573. Mereka berjanji untuk mengumpulkan lebih banyak informasi segera untuk penyelidikan. Begitu juga dengan Administrasi Penerbangan Sipil China, yang juga telah mengirim penyelidiknya ke tempat kejadian.

Akhir Kata

Itulah Artikel “5 Fakta Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines, Menukik ke Tanah“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
(‘TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI..’)

Leave a Comment